Our social:

Latest Post

Rabu, 30 Agustus 2017

TEGAS DAN CEPAT MENGAMBIL KEPUTUSAN

Sebagai seorang pribadi yang berintegritas dan memiliki etos kerja tinggi, anda sebaiknya juga memiliki sifat tegas dan cepat dalam mengambil keputusan. Sikap tegas merupakan hal penting yang harus diperhatikan secara seksama. Sebab, sikap ini melibatkan diri sendiri dengan orang lain, terutama mereka yang ada disekitar anda. Akan tetapi, adalah sebuah kekeliruan jika anda megorbankan kepentingan anda sendiri demi mementingkan – atau dalam hal ini menyenangkan hati orang lain. Hal ini dapat mengakibatkan rasa tidak respek lingkungan sekitar kepada anda. Bahkan, hal tersebut akan mendorong anda selalu merasa rendah diri.

Ketegasan adalah seni untuk belajar berkata “tidak”. Ketegasan ialah tindakan meminta apa yang diinginkan dengan percaya diri tanpa merugikan orang lain, tetapi dalam waktu bersamaan mempertahankan hak-hak sendiri. Ketegasan bukanlah sesuatu yang diwariskan. Ketegasan ialah keterampilan yang setiap orang bisa mempelajarinya jika benar-benar berniat untuk mengubah keadaan dirinya.

Di antara factor pemicu seseorang tidak bisa tegas dalam memberikan keputusan ialah mudah mengikuti arus, kurang percaya diri, serta cendrung gegabah dalam bertindak. Beberapa factor tersebut sering kali mengganggu konsentrasi seseorang ketika bekerja. Ketika hal demikian terjadi, maka seseorang pekerja akan sulit untuk menjadi pribadi yang memiliki ketegasan. Padahal, sifat tegas merupakan bagian dari integritas dan bahkan termasuk salah satu unsur dari identitas seseorang.

Seorang pekerja yang mudah ikut arus biasanya tidak memiliki pendirian yang kuat, ketika pendirian seseorang lemah, maka kadar integritas dirinya sangat rendah. Mudah ikut arus sama saja dengan tidak memiliki tumpuan yang jelas dalam menjalankan pekerjaan. Seorang pekerja yang tidak memiliki pendirian yang kuat hanya akan memberikan dampak negatif terhadap perusahaan. Bahkan, ia tidak akan pernah menjadi pemimpin yang baik dan bijaksana akibat mudah goyah oleh berbagai pendapat di luar dirinya.
Terkait dengan sikap kurang percaya diri, seorang pekerja harus belajar untuk siap bekerja dengan mental yang baik. Artinya, seorang pekerja harus memiliki rasa percaya diri tinggi dalam keadaan apapun. Percaya diri memang bukan harga pasti yang mudah diperoleh. Namun, jika kurang percaya diri, anda akan sulit mengambil keputusan karena terjebak di dalam zona abu-abu. Terjebak pada area ini akan melemahkan rasa percaya diri sehingga sulit untuk bersikap tegas. Solusi dari masalah ini  ialah menentukan prioritas dan focus. Tentukan sasaran dan pilih yang jelas dan benar. Lalu, curahkan seluruh perhatian anda dalam hal tersebut.

Adapun maksud sering bertindak gegabah dapat merujuk pada tipe orang yang bertindak terlebih dahulu baru berfikir kemudian. Biasanya, mereka ceroboh dan tergesa-gesa, lalu menyesali keputusannya. Perkataan orang plin-plan tidak bisa dipegang. Orang yang memiliki sikap semacam itu sulit dipercaya ataupun diandalkan sehingga tidak dapat menjadi pemimpin yang baik. Hal ini jelas tidak menguntungkan, baik bagi dirinya sendiri maupun perusahaan yang menaunginya. Solusi dari hal ini ialah menyiapkan keputusan yang solid dan tepat dengan penuh kesadaran.

Cepat mengambil keputusan bukan berarti bertindak tanpa didasari pemikiran, melainkan sikap cekatan, ketangkasan, serta pengolahan daya pikir untuk mengambil sebuah keputusan. Patut didasari bahwa mengambil keputusan tanpa berfikir logis akan meyebabkan situasi menjadi fatal. Selain itu, label gegabah akan diberikan oleh orang lain.

Perhatikan setiap kata yang keluar  dari mulut anda serta orang yang diajak berbicara. Berilah waktu kepada orang lain untuk mengungkapkan pendapatnya. Gunakan bahasa halus serta tidak menyinggung perasaan orang lain. Usahakan untuk menyatakan keinginan murni tanpa didasari emosi serta benar-benar didasari alasan logis dan dapat diterima orang lain. Tidak perlu bersikap ingin menang sendiri, tetapi berusahalah menawarkan solusi yang lebih baik untuk orang lain.

Sikap tegas dan cepat dalam mengambil keputusan merupakan ciri seorang pekerja yang bermental juara. Anggapan ini merujuk pada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari pembentukan mental juara di dalam diri seorang pekerja sebagai berikut :
1)        Menjadi mandiri atau tidak bergantung pada orang lain ;
2)        Menjadi percaya diri dalam melakukan segala sesuatu ;
3)        Tidak cepat putus asa dan mau kembali mencoba apabila mengalami kegagalan, serta ;
4)        Menjadi pribadi yang terbiasa memecahkan masalah. MENJAGA HARAPAN AGAR TIDAK PUTUS ASA

Senin, 28 Agustus 2017

MENGASAH KOMPETENSI DAN KETRAMPILAN MENJADIKAN SESEORANG AHLI DAN PROFESIONAL

Mengasah kompetensi dan keterampilan sehingga menjadi ahli dan profesional
Kemampuan orang satu dengan yang lain tentu berbeda. Namun demikian, orang yang mampu serta mempunyai keterampilan diri sehingga menjadi ahli dan professional dapat dicapai. Caranya ialah menerapkan beberapa langkah berikut.

a.            Mengembangkan keahlian (Expert)
Pendidikan dan pengalaman kerja yang dimiliki akan mampu menciptakan seseorang yang profesional. Keahlian ibarat mata pisau. Jika dibiarkan (tidak diasah) maka ketajamannya akan berkurang. Sebaliknya, apabila semakin diasah maka akan menjadi kian tajam. Anda harus menggali potensi dan kemampuan serta mengembangkannya sampai menjadi ahli.

Fokuslah pada kekuatan, bukan pada kelemahan anda. Lakukan eksplorasi (organisasi sebagai sarana). Sadari setiap diri mempunyai keunikan dan kekhususan. Jadi, anda perlu menginvestasikan waktu untuk mengembangkannya. Hal ini tentu membutuhkan ketekunan, usaha, kerja keras, kemauan yang kuat, serta inisiatif. Tingkatkan pemahaman anda secara kontinu melalui mengikuti seminar, membaca buku, mendengarkan audio, serta berlatih.

b.            Mahir membangun hubungan ( Relationship)
Sebagai makhluk social, anda tentu butuh berintegrasi dengan sesama manusia. Maka, secara otomatis dibutuhkan kemampuan membangun hubungan (bersosialisasi) dengan orang lain. Hal tersebut sekaligus sangat menentukan keberhasilan anda dalam kehidupan.

c.            Meningkatkan kemampuan berkomunikasi
Tingkat kemampuan berkomunikasi seorang pekerja termasuk salah satu kunci untuk mematangkan keterampilan diri serta meneguhkan profesionalisme kerja. Kemampuan berkomunikasi adalah pengukur sejauh mana dan seberapa dalam daya seorang pekerja dalam menjalin sebuah hubungan. Setiap hubungan pekerjaan atau bisnis professional akan ditentukan pula oleh komunikasi yang baik dan efektif.

d.            Sportif, professional, dan inovatif
Seorang pekerja professional harus memiliki semangat berkompetisi secara sportif, professional, serta hasil karya yang inovatif. Bila perlu, anda sebagai pekerja harus melahirkan sebuah karya inovatif yang terbaik (excellent product). Karya yang dihasilkan akan menjadi medium penilaian terhadap kualitas hidup anda sebagai seorang pekerja professional. Dalam dunia wirausaha, seorang pekerja professional senantiasa berusaha keras menghasilkan karya dengan kualitas tinggi.

e.            Berpenampilan menarik
Sebagaimana telah dibahas blog oto bemo beroda tiga sebelumnya. Berpenampilan menarik (good looking) tidak harus mahal. Cukup dengan berpenampilan sederhana mungkin, anda boleh jadi dapat menarik perhatian orang lain. Berpenampillah menarik bergantung pada bagaimana anda mampu menunnjukkan inner beauty dari dalam diri sebagai seorang pekerja profesional yang bermental juara.

f.             Memiliki kehidupan yang seimbang (balance of life)
Seorang individu tidak berdiri sendiri. Ia memiliki peran yang harus diperhatikan, baik sebagai anak, ayah, ibu, karyawan, ataupun pimpinan. Seorang professional harus mampu mengatur prioritas dan menjalankan berbagai peran. Anda harus dapat menjelaskan setiap fungsi secara benar sesuai dengan peran yang dijalankan. Jangan sampai peran anda tercampur aduk. Ingatlah bahwa hidup ini harus dijaga agar seimbang dalam berbagai aspek.

g.            Memiliki nilai moral yang tinggi (strong value)
Moral yang tinggi berbanding lurus dengan tingkah laku sesuai dengan ajaran luhur agama, nilai, ataupun budaya. Untuk menjadi seorang professional sejati, anda harus memiliki nilai moral yang tinggi. Hal ini yang akan membedakan setiap kinerja, usaha, karya, dan kegiatan yang anda lakukan dengan orang lain. Tidak ada kata kompromi untuk menerapkan nilai-nilai yang tidak etis.

Dengan mengetahui, memahami, serta menerapkan ketujuh langkah tersebut, anda dapat mengasah kompetensi dan keterampilan diri sehingga menjadi ahli dan professional. Selanjutnya, anda akan tampil sebagai pekerja professional yang memiliki integritas tinggi. Sebab, di dalam diri anda telah tertanam mental juara dan berjiwa kesatria. Dengan kata lain, sesuatu yang muncul di permukaan ialah citra positif tentang diri anda.

Ciri-ciri profesionalisme:
1.     Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi.
2.     Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
3.     Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya.
4.     Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.
Tiga Watak Kerja Profesionalisme
1.     Kerja seorang profesional itu beritikad untuk merealisasikan kebajikan demi tegaknya kehormatan profesi yang digeluti, dan oleh karenanya tidak terlalu mementingkan atau mengharapkan imbalan upah materiil
2.     Kerja seorang profesional itu harus dilandasi oleh kemahiran teknis yang berkualitas tinggi yang dicapai melalui proses pendidikan dan/atau pelatihan yang panjang, ekslusif dan berat.
3.     Kerja seorang profesional –diukur dengan kualitas teknis dan kualitas moral– harus menundukkan diri pada sebuah mekanisme kontrol berupa kode etik yang dikembangkan dan disepakati bersama di dalam sebuah organisasi profesi.
4.     Menurut Harris [1995] ruang gerak seorang profesional ini akan diatur melalui etika profesi yang distandarkan dalam bentuk kode etik profesi. Pelanggaran terhadap kode etik profesi bisa dalam berbagai bentuk, meskipun dalam praktek yang umum dijumpai akan mencakup dua kasus utama, yaitu:
a. Pelanggaran terhadap perbuatan yang tidak mencerminkan respek terhadap nilai-nilai yang seharusnya dijunjung tinggi oleh profesi itu. Memperdagangkan jasa atau membeda-bedakan pelayanan jasa atas dasar keinginan untuk mendapatkan keuntungan uang yang berkelebihan ataupun kekuasaan merupakan perbuatan yang sering dianggap melanggar kode etik profesi dan.
b. Pelanggaran terhadap perbuatan pelayanan jasa profesi yang kurang mencerminkan kualitas keahlian yang sulit atau kurang dapat dipertanggung-jawabkan menurut standar maupun kriteria profesional. TEGAS DAN CEPAT MENGAMBIL KEPUTUSAN

Rabu, 23 Agustus 2017

CERDAS MENGELOLA EMOSI

Integritas, kredibilitas, dan prestasi kerja akan berjalan sebagaimana diharapkan apabila seseorang yang menjalankannya memiliki kecerdasan dalam mengelola emosi. Patut diingat bahwa integritas dan kredibilitas seorang pekerja memang harus tinggi. Namun, jika hal tersebut tidak diiringi kecerdasan mengelola emosi maka akan berdampak kurang baik terhadap tugas-tugas yang sedang dikerjakan.

Sebagai seorang pekerja yang juga memiliki kehidupan diluar idang karier, anda tentu akan mengalami persoalan-persoalan yang tidak disangka-sangaka. Jika seorang pekerja mengalami masalah di luar tempat kerja dan ia tidak cerdas mengelola emosi, persoalan yang dialami sangat mungkin akan dibawa ke lingkungan pekerjaan. Karena itulah sangat penting bagi setiap pekerja professional untuk memiliki kecerdasan dalam mengelola emosi.

Menurut Daniel Goleman, emosi berkaitan erat dengan perasaan atau pikiran seseorang. Kejadian-kejadian biologis, psikolois, dan sosiologis tentu menuntut setiap pribadi pekerja untuk lebih cerdas mengelola emosi. Imam Afandi mendefinisikan emosi sebagai satu perasaan yang tidak terpisahkan dengan perubahan fisiologis dan berbagai jenis pikiran. Jadi, emosi merupakan bagian terpenting di dalam diri manusia untuk dikelola dengan baik. Pengetahuan dan skill yang dimiliki seseorang akan berfungsi dengan baik jika ia mampu mengelola emosinya secara cerdas.

Pentingnya mengelola emosi di tempat kerja adalah untuk menstabilkan diri dalam menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan, menumbuhkan kerja sama yang baik antarkaryawan, serta demi mewujudkan keharmonisan dalam lingkungan pekerjaan. Alasan tersebut merujuk pada kekuatan emosi yang dapat menggerakkan seseorang untuk bekerja dengan baik atau justru tidak bekerja sama sekali.

Emosi ibarat virus yang dapat menyebar dari satu orang ke pribadi-pribadi lain di dalam satu lingkungan tertentu. Memiliki konrol emosi yang baik akan menghadirkan keseimbangan apabila ada diantara pekerja yang tiba-tiba bersikap emosional. Jika anda mengumbar emosi di tempat kerja dan tidak dapat menahanya, emosi tersebut bisa memancing reaksi serupa dari orang-orang di sekitar anda. Boleh jadi anda tidak menyadari sedang memperlihatkan emosi. Padahal, hal itu tercermin dari ekspresi wajah atau bahasa tubuh anda. Emosi-emosi yang tidak disadari bisa mempengaruhi pemikiran dan prilaku.

Dengan demikian, sangat tepat jika persoalan megelola emosi termasuk bagian urgen dari mencirikan hidup dengan kesempurnaan. Artinya, ketika anda telah mampu membangun emosi yang baik, maka citra diri akan meningkat. Namun demikian, anda tetap menjadi diri sendiri yang sejati. Cerdas mengelola emosi dimaksudkan untuk menumbuhkan kecerdasan emosional di dalam diri anda. Fungsinya ialah supaya anda mantap menjadi pekerja professional yang bermental juara sekaligus berjiwa wirausaha. Sehingga anda mudah mencapai puncak kesuksesan karier di masa mendatang.

Imam Afandi menyatakan bahwa kecerdasan emosi seseorang adalah sebuah kemampuan untuk mengenali, mengendalikan, serta menata perasaan diri sendiri dan orang lain. Kecerdasan emosi juga dapat diartikan sebagai kemampuan mental yang membantu mengandalikan dan memahami perasaan-perasaan pribadi dan orang lain. Atas dasar itulah, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional dapat mempengaruhi beberapa komponen penting di dalam diri anda. Komponen itulah yang dapat menentukan integritas anda hari ini dan akan mengantarkan pada posisi lebih baik dimasa depan.
Kecerdasan emosional seorang pekerja memberikan pengaruh signifikan terhadap lingkungan. Hal-hal yang dapat memberikan pengaruh antara lain kinerja, kesehatan fisik, kesehatan mental, serta hubungan antarsesama.

Lebih lanjut, seseorang yang cerdas secara emosi akan mampu mengenali keadaan emosional diri sendiri dan orang lain. Dampaknya, ia lebih mudah menjalin hubungan dengan orang-orang di sekitarnya. Oleh karena itu, jika memiliki kecerdasan emosional yang baik, anda akan mampu berkomunukasi secara efektif, membentuk hubungan yang lebih kuat dengan orang sekitar, serta lebih mudah mencapai sukses. Selain itu, anda akan mampu mengatasi persoalan dengan baik, tanggap dalam menyikapi sesuatu, dan tentu saja berpeluang meniti jenjang karier lebih tinggi.

Anda perlu cerdas dalam memahami emosi diri sendiri dan orang-orang sekitar. Anda juga harus menguasi cara mengelola kecerdasan emosional sebagaimana telah disebutkan. Pada dasarnya, kecerdasan emosional memiliki banyak pengertian dan tentu saja ada beberapa perbedaan pendapat diantara para pakar psikologi. Akan tetapi, anda cukup focus terhadap sesuatu yang diyakini.  

“Kecerdasan emosi, melebihi faktor-faktor lain, melebihi IQ atau keahlian, memiliki peran sebesar 85%-90% dari kesuksesan seseorang. IQ memang merupakan awal dari kompetensi. Kamu membutuhkannya, tetapi IQ tidak akan membuatmu menjadi bintang. Kecerdasan emosi lah yang dapat menuntunmu mencapai kesuksesan.”

– Warren Bennis

Menyedihkan. Begitulah kata yang paling tepat untuk menggambarkan berita-berita utama yang ditayangkan oleh media massa. Pasti masih segar dalam ingatan mengenai kasus penganiayaan pelajar di Bantul, Yogyakarta. 


Mungkin kamu masih bertanya-tanya bagaimana bisa sekelompok pelajar menganiaya temannya dengan begitu sadis hanya gara-gara masalah tato Hello Kitty. Juga mengenai kasus mahasiswa Unas yang bunuh diri karena depresi dengan banyaknya tugas ujian dan belum melunasi biaya kuliahnya. Bagaimana ia bisa nekat mengakhiri hidupnya?



Pada kasus yang pertama, dapat dikatakan bahwa para pelaku penganiayaan tidak memiliki rasa empati. Kata empati berasal dari bahasa Yunani empatheia yang artinya “ikut merasakan”. Dengan kata lain, empati merupakan suatu kemampuan untuk memahami pengalaman subjektif orang lain. 



Pelaku kejahatan dan penganiayaan sadis tidak memiliki rasa empati, sehingga mereka menyiksa korbannya dengan begitu kejam. Kasus yang kedua, mahasiswa tersebut cenderung mengambil emotional-focus coping atau penyelesaian masalah secara emosional. Keputusan bunuh diri nya pun merupakan suatu keputusan emosinal. Idealnya, seseorang dapat bertindak berdasarkan problem-focus coping¸ yaitu berfokus untuk mencari solusi untuk permasalahan hidupnya.



Dari kedua kasus tersebut dapat diambil dua hal: empati dan coping atau cara seseorang menghadapi permasalahan hidupnya. Mengapa tiap orang dapat memiliki kadar empati dan strategi coping  yang berbeda? Faktor kunci dalam perbedaan tersebut adalah kecerdasan emosi. Apakah sesungguhnya kecerdasan emosi itu? Seberapa penting peran kecerdasan emosi dalam kehidupan sehari-hari? Mari kita kenali lebih lanjut mengenai kecerdasan emosi ini.


Untuk dapat lebih memahami mengenai kecerdasan emosi, kita harus menyelami ciri-ciri orang dengan kecerdasan emosi yang baik ada lima:
Pertama, orang dengan kecerdasan emosi yang baik dapat mengenali emosi yang dirasakannya.
Kedua, mereka juga dapat mengelola emosinya dengan baik.
Ketiga, mereka dapat memotivasi diri sendiri.
Keempat, mereka dapat mengenali emosi orang lain dengan tepat. 
Kelima, mereka dapat membina hubungan yang baik dengan orang lain.

Kecerdasan emosi merupakan kemampuan untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mengendalikan emosi diri, orang lain, dan dalam kelompok. Terdapat dua macam emosi, yaitu emosi positif (gembira, optimis, bersemangat, puas, bersyukur) dan emosi negatif (sedih, marah, takut, gugup, cemas). Orang yang memiliki kecerdasan emosi yang baik dapat mengetahui dengan pasti apa yang sedang dirasakannya sehingga ia dapat mengambil tindakan yang tepat. Selain itu, ia pun dapat mengenali emosi orang lain yang kemudian menimbulkan empati.
Orang yang memiliki kecerdasan emosi yang baik sangat cocok untuk menjadi pemimpin. Karena dapat berfokus untuk mencari solusi atas permasalahan dan bukannya terlarut dalam emosi, ia dapat mengambil keputusan yang akurat dan tepat. Di tengah konflik dan tekanan, ia mampu berpikir jernih dan mencairkan suasana tegang. Selain itu, pemimpin dengan kecerdasan emosi yang baik dapat memahami bagaimana perasaan karyawannya.

Bagaimana dengan Sahabat Oto Bemo Beroda Tiga , sudahkah memiliki kecerdasan emosi yang baik?
“Siapa pun bisa marah, marah itu mudah. Tetapi, marah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan dengan cara yang baik, bukanlah hal yang mudah”.
– Aristoteles
Kecerdasan emosi merupakan suatu hal yang dapat dipelajari dan diubah. Berikut ini beberapa tips untuk meningkatkan kecerdasan emosi5.
1.     Kurangi emosi negatif dalam kehidupan sehari-hari. Cobalah untuk melihat suatu permasalahan secara lebih objektif. Misalnya jika teman tidak membalas SMS, jangan langsung berpikiran bahwa ia sedang menghindari kamu. Sebaiknya carilah pikiran alternatif misalnya teman sedang tidak punya pulsa atau masih tidur.
2.     Kurangi Perasaan Takut akan Penolakan. Cara yang efektif untuk mengelola rasa takut akan penolakan adalah dengan membuat beberapa rencana untuk keadaan yang penting. Misalnya, dalam memilih sekolah kamu sebaiknya memiliki plan A, plan B, dan plan Dengan begitu, kamu dapat memiliki pandangan yang lebih optimis untuk masa depan.
3.     Ingat teknik XYZ untuk mengekspresikan emosi! Kadang kala kita begitu susah untuk mengungkapkan apa yang sesungguhnya kita rasakan. Mungkin juga kamu takut bahwa ungkapan emosi mu akan menyinggung orang lain. Di sisi lain, memendam apa yang dirasakan juga tidak baik karena suatu waktu kita dapat “meledak”. Solusinya adalah dengan menggunakan rumus XYZ yaitu: aku merasa X jika kamu melakukan Y saat Misalnya: Aku merasa kecewa (X) saat kamu terlambat datang (Y) padahal aku sudah datang tepat waktu (Z). Nah, dengan cara ini kamu dapat mengungkapkan perasaanmu tanpa membuat orang lain tersinggung.
4.   Hindari Langsung Berbicara Saat Marah. Saat merasa marah atau kecewa dengan seseorang, sebelum kamu mengatakan atau menanggapi sesuatu sebaiknya kamu menarik nafas panjang sembari menghitung sampai sepuluh. Setelah itu, kamu dapat menanggapi dan bereaksi dengan pikiran yang lebih tenang.
5.   Jangan larut dalam penyesalan, ambil pelajaran. Terkadang tidak semua hal dapat berjalan sesuai keinginan kita. Kegagalan merupakan hal yang kerap ditemui dalam kehidupan. Daripada larut dalam penyesalan dan menyalahkan iri sendiri maupun orang lain, cobalah untuk menanyakan beberapa pertanyaan berikut pada dirimu. “Apa pelajaran yang bisa aku ambil?” “Bagaimana agar aku bisa mengambil hikmah dari kejadian ini?” “Hal apa yang penting dilakukan agar diriku bisa berkembang?”. Dengan beberapa pertanyaan refleksi tersebut, kebijaksanaan diri kita akan mengobati rasa sesal yang ada. MENGASAH KOMPETENSI DAN KETRAMPILAN

Sabtu, 19 Agustus 2017

BETINDAK LOKAL BERFIKIR GLOBAL

‘’Bertindaklocal, berfikir global!’’ Bahasa ini mungkin sering anda dapatkan, baik dimedia audio maupun visual.  Namun demikian, pemahaman atau maksud kalimat tersebut sering kali dianggap enteng. Anda tentu sudah mengetahui budaya pikir masyarakat Indonesia pada umumnya lebih mengedepankan hati (perasaan) dibanding dengan akal (logika).

Falfasah hidup yang dilestarikan didalam masyarakat adalah memandang hidup ini cuma sebentar. Berpegang pada falsafah hidup tersebut, masyarakat memandang makna hidup adalah menjalani kehidupan sebagaimana tugas. Namun, tidak sedikit masyarakat yang keliru memaknai falsafah bijak tersebut. Sebagian masyarakat memaknai falsafah hidup yang cuma sebentar secara harfiah. Akibatnya, mereka mereka merasa tidak perlu bersusah- susah dalam menjalaninya.

Kekeliruan dalam memberikan makna terhadap falsafah hidup tersebut turut dipengaruhi pemikiran-pemikiran baru yang hadir bersama arus globalisasi. Dalam hal ini, arus globalisasi bergerak semakin cepat. Masyarakat yang semula patuh terhadap tradisi rupanya pikiran dan tindakannya mulai terpengaruh oleh paradigma modern. Harus diakui bahwa arus globalisasi ini sedikit banyaknya mempengaruhi masyarakat, khususnya dibidang wirausaha.
Globalisasi bisa berdampak positif terhadap masyarakat apabila segala bentuk pemikiran global ditempatkan secara proporsional. Dengan kata lain, sebagai pekerja yang bertempat di dalam negeri, baik tingkat local maupun nasional, alangkah baiknya jika pikiran-pikiran yang bersumber dari arus globalisasi hanya dijadikan acuan.

Pada prinsipnya, prilaku seorang pekerja dari masyarakat Indonesia harus selalu menjunjung tinggi nilai- nilai dari falsafah hidup ’’berfikir local, bertindak global”. Apabila produk pemkiran globalisasi telah menjadi ajaran hidup masyarakat Indonesia maka sikap dan prilaku akan jauh dari etika sosial di ruang lingkup pekerjaan.

Berfikir tidak membutuhkan hari baik atau waktu yang tepat. Berfikir dapat dilakukan dalam menjalankan rutinitas sehari-hari, ketika berjalan, bersantai atau bahkan tengah melakukan pekerjaan. Namun, berfikir ternyata termasuk hal yang berat untuk dilakukan. Hendry Fold- dalam Prasetyono-menyatakan bahwa berfikir adalah aktivitas paling berat dari antara segala macam pekerjaan. Itulah penyebab sangat sedikit orang yang melakukannya.

Kekuatan apa yang paling tangguh dan tersembunyi ? kekuatan ini bisa menyelamatkan, tetapi juga dapat mendatangkan kehancuran. Kekuatan tersebut tidak lain adalah pikiran. Kekuatan pikiran yang diarahkan akan dapat membangun dan menjaga. Sebaliknya, jika kekuatan tersebut ditumbangkan maka akan berakibat buruk pada diri sendiri dan bahkan lingkungan.
Budaya malas yang sering disematkan untuk masyarakat Indonesia hendaklah hanya menjadi catatan masa lalu. Sebab, saat ini masyarakat dihadapkan dengan berbagai hal yang serba cepat (instan). Sikap malas berfikir akan berakibat enggan melakukan segala sesuatu, termasuk tidak mau repot atau bersusah payah demi mewujudkan keinginan. Anda mungkin sering mendengar atau menyaksikan berita mengenai tingginya angka kriminalitas di negeri ini. Hal lain yang tidak kalah mengejutkan ialah budaya perdukunan masih tetap dipelihara. Hal ini tidak lepas dari adanya keinginan tinggi, tetapi diikuti sikap malas mencari solusi untuk mewujudkannya.


Berfikir global merupakan tuntutan untuk mengembangkan daya pikir agar tidak tersingkir. Adapun maksud mengembangkan daya pikir dalam hal ini ialah mencari solusi paling tepat, efektif, terbaik, menguntungkan, serta tidak berbanding terbalik dengan norma masyarakat, agama, moral, serta budaya local. Pemikiran seperti ini akan sangat membantu dalam hal pekerjaan. Jadi, bukan meniru hal-hal yang bersifat negative, tetapi mencari bentuk dan desain yang tepat atau sesuai dengan budaya dan kepribadian bangsa. Pelajari hal-hal yang diperlukan dalam pekerjaan. Setelah itu, berupaya mencari cara yang tepat untuk mengaplikasikan sesuai dengan kebutuhan. CERDAS MENGELOLA EMOSI

Sabtu, 05 Agustus 2017

CARA MENINGKATKAN PENGGUNAAN WAKTU BEKERJA DENGAN TEPAT

Seorang pekerja tangguh akan mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Sebab, ia menyadari bahwa waktu adalah organisasi, kekuasaan, ukuran, dan bernilai uang. Pekerja tangguh yang dapat mengatur dan menggunakan waktu dengan baik seperti berhasil menerapkan manajemen waktu.

Salah satu cara untuk meningkatkan penggunaan waktu dengan tepat ialah memulai segala kegiatan secara bersamaan dan serempak. Oleh karena itu, anda harus mempunyai kepribadian kuat sebagai modal utama dalam belajar. Pekerja tangguh senantiasa berusaha keras sehingga memiliki kebebasan dalam berekspresi. Dengan demikian, hal tersebut merupakan komponen dasar dari keselarasan antara keinginan dan kebutuhan pandangan mata.

Disiplin juga berarti tepat waktu dalam segala hal. Ketika seseorang menuntun dirinya menjadi pekerja yang selalu tepat waktu, maka dengan sendirinya ia telah menunjukkan komitmen dan kesetiaan terhadap perusahaan. Dengan kata lain, ia telah berusaha mempertanggungjawabkan tugas-tugasnya sebagai seorang karyawan. Dengan memelihara kedisiplinan tinggi dan konsisten, ia telah membuat orang lain secara perlahan menaruh kepercayaan kepadanya.

Perlu diketahui bahwa sikap menyia-nyiakan atau meremehkan waktu berakar dari ketidakpahaman seseorang pada sifat-sifat  waktu. Dalam hal ini, sifat atau karakteristik mendasar dari waktu ialah singkat, merupakan amanah, serta pengalihan seseorang dari kebosanan. Pekerja tangguh akan memahami bahwa waktu akan membawanya pada pencapaian cita-cita besarnya. Sebab, orang yang sukses mencapai cita-citanya pasti konsisten menhabiskan sebagain waktunya untuk mengejar tujuannya.

Dengan memahami dan melaksanakan pengetahuan tentang manajemen waktu, seseorang telah menjalankan peran serta tugasnya sebagai seorang pekerja professional. Kedisiplinan merupakan bagian dari upaya seorang pekerja untuk mengatur waktu sebaik dan serapi mungkin. Hal itu dilakukan agar tidak ada sedikitpun waktu yang terbuang percuma.

Jadi, prinsip utama dari manajemen waktu efektif ialah pembagian waktu secara cermat dan tepat. Efektivitas waktu yang telah ditetapkan akan menjadikan perencanaan dari kegiatan- kegiatan yang dibuat berjalan dengan lebih baik. Adapun pembagian waktu yang efisien biasanya meliputi waktu untuk belajar, bekerja, menjalankan kegiatan social, serta bersantai.

Anda tentu telah sering mendengar pepatah yang berbunyi, ”waktu adalah uang”. Sehubungan dengan itu, anda perlu menerapkan kiat-kiat membangun budaya manajemen waktu :

 Pertama,susun rencana kerja dengan skala prioritas. Tetapkan sasaran dan rencana kerja untuk satu hari, minggu, bulan, dan tahun. Susun sesuai prioritas yang harus diselesaikan. Selanjutnya, buat pengelompokan aktivitas yang termasuk tidak mendesak, mendesak, serta sangat mendesak. Anda harus mengalokasikan waktu untuk menjalankan rencana. Dengan cara tersebut, anda memiliki waktu menyelesaikan tugas penting serta dapat mengatur waktu untuk diri sendiri.

Kedua,gunakan alat bantu manajemen waktu, seperti planner, to do list, reminder calender, dan sebagainya. Hal-hal tersebut perlu digunakan mengingat kapasitas ingatan anda sangat terbatas. Dalam hal ini, penggunaan beberapa alat bantu tersebut dapat menjadi solusi.

Ketiga, jangan menunda-nunda. Bagian tersulit adalah mulai mengerjakan sesuatu dengan segera. Begitu memulai, anda akan mengetahui sesuatu yang akan dikerjakan. Jangan hanya merencanakan dan memikirkan. Sebab, pekerjaan itu tidak akan selesai jika hanya dipikirkan. Apabila telah memulai maka jangan sampai berhenti di tengah jalan atau tidak menyelesaikan.

Keempat, mendelegasikan tugas-tugas dengan cermat. Selain supaya tetap sasaran, hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman antara pihak satu dengan yang lain. Oleh sebab itu, akan lebih baik jika anda mau belajar untuk mendelegasikan tugas-tugas yang telah direncanakan. Sebagai cacatan, patut diperhatikan pula tata cara pendelegasian tugas. Jangan sampai pendelegasian yang dilakukan justru menyia-nyiakan waktu orang lain. Ingatlah bahwa waktu anda sama berharganya dengan milik orang lain.

Dengan memiliki manajemen kerja yang baik, anda akan mengurangi beban dalam bekerja. Selain itu, anda juga memperoleh keunggulan dibanding mereka yang tidak menerapkan manajemen kerja secara jelas, diantaranya memiliki perhatian penuh untuk mencapai keberhasilan tugas, mempunyai cukup waktu untuk diri sendiri, serta dapat meningkatkan kepuasan bekerja.

Semakin banyak tugas penting yang diselesaikan, kepuasan kerja akan lebih dirasakan. Hal tersebut juga dapat mengurangi kecemasan dan ketegangan dalam bekerja. Sebab, seseorang dapat mengolah informasi yang masuk secara lebih jernih sehingga dapat mengambil keputusan dengan baik.

Penghambat mananejem waktu dapat dikelompokkan menjadi factor internal dan eksternal :

Factor internal yang sering ditemui ialah malas. Seseorang mungkin sudah membuat rencana, tetapi sulit untuk mempraktikkannya karena diserang rasa malas. Solusi dari masalah ini ialah memerangi penyakit malas dengan cara menerapkan kedisiplinan. Rencana yang telah dibuat sendiri harus diterapkan secara disiplin demi mengalahkan rasa malas. Disiplin dapat diibaratkan benteng pertahanan yang akan membangun kekuatan tersendiri di dalam diri.

Factor eksternal yang menghambat manajemen waktu antara lain kesibukkan, rencana tidak efektif, serta kondisi lingkungan kurang mendukung. Hal tersebut bisa diatasi dengan membuat rencana yang masuk akal dan memperbaiki rencana agar aplikatif. Selain itu, anda perlu mencari lingkungan kondusif dan berkumpul dengan orang-orang yang saling mendukung.

Dengan demikian, pandai mengatur waktu merupakan salah satu pendukung atau mencirikan hidup anda dengan kesempurnaan. Dengan manajemen waktu, anda dapat mengembangkan citra serta tetap menjadi diri sendiri yang sejati sebagai fitrah kemanusiaan, yaitu pekerja professional bermental juara dan kesatria. Maka, karier anda pasti akan bergerak menuju puncak. BERTINDAK LOKAL BERFIKIR GLOBAL

Jumat, 04 Agustus 2017

SOLUSI DARI SETIAP PERMASALAHAN

Tidakada satu pun dari manusia di dunia ini yang tidak memiliki masalah. Namanya juga hidup, selalu ada gejolak dan permasalahan yang akan muncul, selalu ada rintangan yang menghadang, selalu ada cobaan yang menguji. Sebagai manusia, tugas kita adalah menghadapi setiap permasalahan itu, dan menjalani hidup sebaik mungkinsebagai khalifah Allah di muka bumi.

Sebenarnya, jika kita mau mempelajari Alquran dengan baik, Allah memberikan petunjuk atas setiap permasalahan kita dalam Alquran. Solusi setiap permasalahan yang berhubungan dengan rezeki, hubungan antar sesama, bahkan permasalahan yang sifatnya vertical yaitu hubungan kita dengan Allah. Jika kita dilanda permasalahan, bacalah Alquran dan carilah solusi dari permasalahan kita di dalamnya. Yakinlah, bahwa semua permasalahan kita akan segera berlalu, dan permasalahan yang sedang kita alami merupakan ujian dari Allah untuk mengangkat derajat kita ke tempat yang lebih tinggi, sebab Allah tidak akan pernah memberi ujian melebihi kemampuan hamba-Nya. 

Dalam Alquran, terdapat solusi dari setiap permasalahan yang kita alami. Sebagai contoh, berikut ini akan diuraikan beberapa permasalahan yang solusinya dapat kita temukan di dalam Alquran :

Pertama, jika kita merasa bahwa hidup kita penuh tekanan dan hidup kita terasa sempit, maka solusinya adalah kita harus memperhatikan interaksi kita dengan lingkungan kita, dan renungkanlah seberapa dekat interaksi kita dengan Alquran (apakah kita hanya sekedar membacanya atau mencoba merenungkan maknanya). Alquran merupakan “surat cinta” Allah kepada kekasih-Nya, yaitu Nabi Muhammad SAW. untuk disampaikan kepada umatnya. Maka jika kita bingung dengan tekanan hidup yang terus melanda kita dan kita merasa kehidupan kita begitu sempit, maka perhatikanlah interaksi kita dengan Alquran dan berzikirlah kepada Allah Swt. Allah berfirman dalam QS. Thohaa ayat 124: “… dan barangsiapa berpaling dari zikir-Ku, maka sungguh dia akan menjalani hidup yang sempit…” Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa hidup yang sempit disebabkan karena kita berpaling dari zikir kepada Allah.

Kedua, jika kita merasa sering celaka dan jauh dari pertolongan Allah, maka solusinya adalah berbaktilah kepada orang tua kita, terutama pada ibu kita. Allah berfirman dalam QS. Maryam ayat 32: “Dan berbaktilah kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikanku seorang yang sombong lagi celaka.”

Ketiga,jika kita merasa terganggu oleh nafsu syahwat kita dan merasa terbelenggu oleh nafsu syahwat yang terus memperbudak kita, maka solusinya adalah perhatikan salat kita, apakah kita telah menjalankan perintah shalat ataukah kita sering mengabaikannya? Jika kita selalu melaksanakan shalat dan nafsu syahwat kita masih terus membelenggu, maka perbaikilah shalat kita. Allah berfirman: “Kemudian, datang setelah mereka pengganti yang mengabaikan shalat dan mengikuti syahwat ….” (QS. Maryam: 59).

Pemaparan di atas hanya sekelumit contoh permasalahan yang solusinya bisa kita temukan dalam Alquran. Jika kita sering membaca Alquran dan merenungkan maknanya, maka akan semakin banyak solusi yang kita temukan dari permasalahan-permasalahan hidup yang sering kita temui.

Allah menurunkan Alquran Sebagai “penyembuh” (syifa) dan petunjuk bagi hamba-hamba-Nya. Jika kita sedang merasa mendapatkan masalah yang sulit dipecahkan solusinya, maka bacalah Alquran, sebab membaca Alquran dapat menenangkan jiwa kita, dan dalam Alquran terdapat petunjuk dan solusi dari setiap permasalahan kita, jika kita merenungkan dan memahami maknanya. Maka jika kita merasa mendapatkan permasalahan yang sangat berat dan kita sulit mencari solusinya, bacalah Alquran dan dalami maknanya, temukanlah petunjuk Allah di dalamnya. CARA MENINGKATKAN PENGGUNAAN WAKTU

PERTANGGUNGJAWABAN SEORANG PEMIMPIN

Zaman sekarang, banyak orang berlomba-lomba menjadi seorang pemimpin. Baik itu pemimpin di sebuah organisasi, kantor, hingga pemimpin di suatu daerah atau negara. Para calon pemimpin banyak yang bersedia melakukan berbagai cara agar bisa menjadi seorang pemimpin, bahkan tak jarang banyak yang bersedia melakukan berbagai kecurangan agar bisa memegang tampuk kepemimpinan.
Kursi pemimpin seolah menjadi tujuan penting yang harus dicapai meski harus menggunakan  cara yang haram, misalnya adanya politik uang dan black campaign menyerang lawan ketika pemilihan kepala daerah dan pemilihan presiden.
Kita seringkali berfikir bahwa menjadi pemimpin itu menyenangkan, dihormati banyak orang, mendapat kekayaan, berbagai macam fasilitas dan kemudahan, serta berbagai macam kesenangan lainnya. Alasan-alasan inilah yang menjadikan banyak orang berlomba-lomba ingin menjadi pemimpin, padahal tujuan utama pemimpin tidaklah seperti itu.
Misalnya, pemimpin di suatu daerah atau Negara, mereka memiliki tanggung jawab yang besar untuk mensejahterakan rakyatnya, namun, apa yang kita lihat sekarang, para pemimpin-pemimpin tersebut justru lebih banyak menyengsarakan rakyatnya, mereka melakukan korupsi dan memakan uang rakyat untuk kesenangan pribadi.
Mereka semua lupa tentang sumpah yang telah diucapkan tatkala dilantik, mereka telah terlena dengan semua kesenangan dan kenikmatan yang telah mereka dapatkan. Para pemimpin banyak yang menutup mata dengan kondisi rakyatnya yang masih berada dalam garis kemiskinan.
Ketika banyak yang kelaparan, tidak mampu mencukupi kebutuhan hidupnya, tidak mampu menyekolahkan anak-anaknya, juga tidak mampu berobat karena sakit. Justru banyak pemimpin yang pura-pura buta dengan semua itu, mereka lebih asyik berkendara menggunakan mobil mewah, jalan-jalan keluar negeri dengan fasilitas negara, bahkan dengan beraninya meminta kenaikan gaji dan tunjangan, serta melakukan korupsi secara berjamaah. Apakah orang-orang seperti ini masih layak disebut sebagai pemimpin yang pantas untuk dihormati?
Saat ini, ketika seseorang terpilih menjadi pemimpin, ia akan bersyukur dan begitu bahagia atas keberhasilannya. Padahal ia sebenarnya berada dalam lingkaran pertanggungjawaban yang teramat berat.
Berbeda dengan pemimpin sekarang yang tersenyum penuh kebanggaan ketika terpilih menjadi pemimpin, sahabat Umar bin Khathab ra. justru menangis karena takut tidak ada yang berani mengingatkannya jika melakukan kesalahan.
Keadilan Seorang Pemimpin          
Hakikatnya setiap orang adalah pemimpin dan setiap orang akan dimintai pertanggungjawabannya ketika kelak di akhirat. Apabila kita menjadi pemimpin namun tidak bisa berlaku adil, lalu bagaimana kelak pertanggungjawaban kita di hadapan Allah? 

Rasulullah SAW. bersabda :
“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya. seorang imam adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang suami adalah pemimpin terhadap keluarganya, dan akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang istri adalah pemimpin dalam rumah suaminya dan akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang pembantu adalah pemimpin terhadap harta majikannya, dan akan dimintai pertanggungjawabannya. Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawabannya.” (HR.Bukhari dan Muslim).
Seorang pemimpin bertanggungjawab atas semua orang yang dipimpinnya. Bayangkan apabila ada rakyat yang masih kelaparan dan sengsara sehingga tidak rida atas seorang pemimpin, hal ini bisa menghalanginya masuk surga.
Salah satu syarat seorang pemimpin yang paling utama adalah adil. Ya, seorang pemimpin haruslah bisa bersikap adil karena keberhasilan seorang pemimpin salah satunya tercermin dari sikap adilnya.
Adilnya seorang pemimpin adalah ketika ia tidak menggunakan hak rakyat untuk kepentingan pribadi. Meskipun itu hanya setetes minyak sekalipun, namun karena apabila seorang pemimpin menggunakan apa yang seharusnya menjadi hak rakyat, maka sama artinya ia bersikap tidak adil pada rakyat.
Sikap adil lainnya adalah ketika seorang pemimpin harus memutus perkara, jangan sampai seorang pemimpin membela orang yang bersalah karena masih ada hubungan keluarga atau kekerabatan. Sikap seperti ini tentunya akan menyakiti hati rakyat dan apabila pemimpin tersebut meninggal dan belum mendapat keridhaan dari rakyatnya, maka semuanya akan dibalas oleh Allah di akhirat kelak.
Para pemimpin seharusnya mencontoh Rasulullah SAW. dan para sahabat. Rasulullah SAW. tidak pernah berlaku tidak adil kepada umat, bahkan meski menjadi pemimpin umat islam yang jumlahnya begitu besar. Rasulullah SAW. tetap tidur di atas pelepah kurma dan kerap kali menahan lapar dengan mengganjalkan batu diperutnya.
Seorang pemimpin memang sudah seharusnya mendahulukan kebahagiaan dan kesejahteraan rakyatnya dibandingkan pribadi, karena apabila seorang pemimpin kaya, namun rakyatnya masih ada yang sengsara, maka ia bukanlah pemimpin yang adil dan bertanggungjawab.
Sebuah kepemimpinan adalah amanah yang harus dijaga, oleh karena itu apabila kita menjadi pemimpin, kita harus menjadi pemimpin yang adil dan bertanggungjawab, karena setiap laku perbuatan kita sebagai pemimpin, kelak akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat. SOLUSI DARI SETIAP PERMASALAHAN

Rabu, 02 Agustus 2017

EMPAT CARA MENINGKATKAN TRAFFIC BLOG

Sekarangini, internet menjadi sangat canggih dan mampu membuat banyak orang tertarik untuk berkarya di dalamnya. Salah satu hal yang sedang populer sekarang ini adalah blog.
Namun, masih banyak orang yang tidak tahu apa yang perlu dipersiapkan dan diketahui sebelum membuat blog. Padahal, dibutuhkan berbagai persiapan terlebih dahulu agar blog Anda bisa lebih sukses nantinya.
Blog tidak hanya digunakan untuk berjualan saja. Beberapa orang memanfaatkan blog untuk bercerita tentang pengalaman. Club bisa digunakan untuk berbagai macam tujuan. Karena itulah, penting halnya untuk mengetahui hal-hal yang perlu dipersiapkan ketika Anda akan membuka blog.
Berikut ini adalah hal yang perlu diperhatikan ketika Anda akan memulai blog, seperti yang dilansir dari technology world.

1. Memilih template yang tepat
Hal pertama yang perlu diperhatikan ketika Anda akan membuat blog adalah memilih template yang tepat. Ketika Anda akan membuat blog, pastikan template yang akan digunakan nantinya sesuai dengan tujuan Anda membuat blog. Ketika Anda memilih template yang tepat, ini akan membuat Anda lebih hemat waktu sehingga Anda tidak perlu mengubah semua situs yang ada pada blog Anda.
Template yang tersedia, biasanya ada berbagai macam bentuk yang akan membuat Anda lebih mudah untuk berkarya di blogpermenit pastikan template yang Anda pilih tidak rumit sehingga pekerjaan Anda tidak terlalu panjang nantinya.
Selain mempermudah pekerjaan Anda, pemilihan template akan mempengaruhi tampilan blog Anda nantinya.

2. Menambahkan berbagai konten menarik
Hal kedua yang perlu diperhatikan ketika Anda akan membuat blog adalah menambahkan konten yang menarik dan sesuai dengan isi blog Anda. Ketika Anda mampu menambahkan konten yang menarik dalam blog Anda, ini akan membuat semakin banyak orang yang berkunjung ke blog Anda nantinya.
Walaupun blog Anda belum terlalu populer, menambahkan konten menarik yang berkaitan dengan isi blog Anda menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membuat blog Anda ramai dikunjungi. Pastikan Anda memasukkan konten yang berkaitan dengan isi blog Anda, agar pengunjung tidak bingung dengan isi blog Anda.

3. Mempelajari SEO
Hal ketiga yang perlu diperhatikan ketika Anda akan membuat blog adalah mempelajari SEO. Anda tentu tidak mengetahui seluruh ilmu dan pengetahuan yang ada di dunia ini. Ada beberapa hal yang perlu dipelajari terlebih dahulu.
Ketika Anda membuat blog, jangan pernah ragu atau malu untuk mempelajari berbagai hal di dalamnya. Salah satunya adalah mempelajari SEO. SEO akan membuat blog Anda ramai dikunjungi oleh orang banyak. Banyak orang enggan untuk mempelajari SEO karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Namun, apabila Anda bersungguh-sungguh maka ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk mempelajari SEO.

4. Perbarui blog Anda secara rutin
Hal keempat yang perlu diperhatikan ketika Anda akan membuat blog adalah Anda harus memiliki waktu untuk memperbarui blog secara rutin. Jangan sampai Anda membiarkan blog Anda terbuang begitu saja. Pastikan Anda selalu mengupdate blog Anda dengan berbagai macam konten terbaru.

Ketika Anda membuat blog, maka ada banyak kemungkinan Anda akan memiliki pengikut. Ketika Anda memiliki mereka akan rutin untuk memeriksa blog Anda. Tentu akan sangat disayangkan apabila Anda tidak memperbarui blog Anda secara rutin. Pastikan Anda meluangkan waktu untuk mengisi blog Anda dengan konten konten terbaru. Salah satu hal yang membuat blog Anda menjadi populer dan dikunjungi oleh banyak orang adalah konsistensi untuk memperbaharui blog. PERTANGGUNGJAWABAN SEORANG PEMIMPIN